Hallo MAMUD (Mama Muda) kali ini saya akan membagikan tips tentang ASI
eklusif, cara menyimpannya, dan bagaimana cara menyusui yang benar. Semoga
setelah membaca tips ini MAMUD dapat melakukannya dirumah.
Asi eksklusif merupakan asi yang diberikan oleh ibu yang baru melahirkan
kepada bayinya selama 6 bulan penuh tanpa ada makanan pendamping lainnya.
Selama 6 bulan setelah lahir tersebut bayi tidak boleh diberikan makanan
pendamping ataupun minuman, seperti pisang yang dihaluskan, roti, nasi, sayur,
air putih, madu, ataupun yang lainnya. Asi yang keluar pertama kali tersebut
adalah kolostrus. Kolostrum merupakan sebuah cairan kental berwarna
kekuning-kuningan yang dihasilkan pada hari pertama sampai hari ketiga dan
dalam kolostrum tersebut mengandung protein untuk daya tubuh yang berfungsi
untuk membunuh kuman dalam jumlah tinggi. Setelah bayi diberikan asi ekslusif
selama 6 bulan, bayi harus diperkenalkan dan diberikan makanan padat atau
makanan pendamping asi selama 2 tahun. Adapun beberapa manfaat dari pembarian
asi adalah sebagai perlindungan bayi dari berbagai penyakit, dapat menyehatkan
dan mencerdaskan bayi, dan merupakan makanan terbaik bagi bayi.
Ibu dalam menyusui bayinya itu harus menyusui secara benar dan tepat. Ada
caranya untuk menyusui yang tepat dan benar caranya dengan ibu bisa
melakukannya dengan duduk ataupun berbaring. Kalau ibu ingin melakukannya
dengan duduk, ibu dapat memilih beberapa posisi tangan dan bayi yang paling
nyaman yaitu posisi tangan memegang bola, posisi tangan memegang dobel bola,
posisi madonna, posisi tangan transisi, dan posisi crisscross hold. Sedangkan
kalau posisi menyususi dengan berbaring miring yaitu ibu berbaring miring
secara nyaman, letakkan satu atau dua bantal dibawah dan sisipkan satu bantal
dibelakan punggung ibu agar ibu bisa nyaman, latakkan bantal ataupun lipatan
selimut dibawah lutut kakai ibu, selanjutnya baringkan bayi menghadap kearah
payudara ibu dan mulut bayi sejajar dengan punting susu ibu, gunakan lengan ibu
untuk mengatur posisi bayi agar tetap miring, kemudian gunakan tangan ibu yang
bebas untuk memegang payudara yang paling dekat dengan bayi, setelah itu susui
bayinya. Adapun cara-cara yang lainnya untuk melakukan menyusui.
Ada beberapa ibu yang pekerjaannya diluar rumah atau pekerja kantoran ada
beberapa tips bagaimana cara menyimpan asi yang baik dan benar agar tahan lama
dan tidak susah. Ini tips buat ibu yang baru melahirkan dan sudah mulai
aktivitas diluar rumah lagi, ibu dapat menyimpan asinya denagn berbagai cara.
Cara menyimpan asi yang baik dan benar yaitu bisa disimpan di suhu ruangan yang
bersuhu maksimal 25⁰C bisa disimpan
selama 6-8 jam, kalau diletakakkan dalam couler bag tertutup dapat disimpan
selama 24 jam, sedangkan di letakakan dilemari es bisa disimpan selama 5 hari,
dan kalau disimpan di freezer 1 pintu bisa selama 2 minggu, freezer 2 pintu
disimpan selama 3-6 minggu, dan yang terakhir bisa disimpan di freezer dengan
pintu diatas bisa disimpan selama 12 bulan. Begitulah beberapa cara menyimpan
asi bila ibu seseorang yang bekerja diluar kantor tanpa ibu susah payah pulang
pergi untuk menyusui bayinya yang masih perlu menyusu. Jadi bayinya tanpa
kekurangan dalam menyusu dan ibu juga tidak susah payah. Ibu bisa memerah
susunya di kantor dan bisa disimpannya dan apabila ingin diberikan pada bayinya
sebelumnya di hangatkan dulu sebelum di berikan. Begitulah beberapa cara
menyimpan susu yang baik dan benar sebelum diberikan pada bayi.
Itulah MAMUD beberapa tips yang bisa diberikan buat MAMUD semoga nanti
MAMUD dapat mengerti apa isi dari tips diatas dan dapat melaksanakanny dirumah.
Terimaksih
Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.id
Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.id
Akbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.
No comments:
Post a Comment